Friday, April 07, 2006
Tuesday, October 25, 2005
Monday, October 03, 2005
Thursday, September 08, 2005

Bila melihat kebatilan atau kejahatan atau kebejatan atau
kemungkaran, maka rubahlah dengan tanganmu!!!
Bila tidak mampu merubah kebatilan atau kejahatan atau kebejatan
atau kemungkaran dengan tanganmu, maka rubahlah dengan mulutmu!!!
Bila tidak mampu merubah kebatilan atau kejahatan atau kebejatan
atau kemungkaran dengan mulutmu, maka rubahlah dengan hatimu.
dan merubah kebatilan atau kejahatan atau kebejatan atau kemungkaran
dengan hatimu, itu adalah selemah-lemahnya iman.
Sholat itu adalah (baca: membawa atau menyuruh atau berakibat kepada
si individu untuk) menyebarkan kebaikan dan kebenaran serta melawan
atau memusnahkan kebatilan atau kejahatan atau kebejatan atau
kemungkaran.
Kesimpulan:
Seorang muslim sejati, adalah membela kebenaran, membawa kebaikan
dan membasmi kebatilan atau kejahatan atau kebejatan atau
kemungkaran, secara keseluruhan sekaligus, tidak memilah-milah mana
yang dia sukai, sejauh daya si muslim mampu untuk melakukannya.
Tuesday, August 30, 2005
Monday, August 29, 2005
Wednesday, August 03, 2005

Puisi suami yg minta izin poligami :
Istriku,
Jika engkau bumi, akulah matahari
aku menyinari kamu
kamu mengharapkan aku
ingatlah bahtera yg kita kayuh, begitu penuh riak gelombang aku tetap menyinari bumi, hingga kadang bumi pun silau lantas aku ingat satu hal bahwa Tuhan mencipta bukan hanya bumi, ada planet lain yg juga
mengharap aku sinari Jadi..
relakanlah aku menyinari planet lain, menebar sinarku menyampaikan
faedah adanya aku, karna sudah kodrati dan Tuhan pun tak marah...
Balasan Puisi sang istri ...
Suamiku,
bila kau memang mentari, sang surya penebar cahaya aku rela kau
berikan sinarmu kepada segala planet yg pernah TUHAN ciptakan karna mereka juga seperti aku butuh penyinaran dan akupun juga tak akan merasa kurang dengan pencahayaanmu TAPIIIIIIII..
bila kau hanya sejengkal lilin yg berkekuatan 5 watt, jangan bermimpi
menyinari planet lain!!!
karna kamar kita yg kecil pun belum sanggup kau terangi bercerminlah
pd kaca di sudut kamar kita, di tengah remang-remang pencahayaanmu
yg telah aku mengerti utk tetap menguak mata coba liat siapa dirimu... MENTARI
atau lilin ? Please deh .....








































